Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label STIPAR Triatma Jaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label STIPAR Triatma Jaya. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Desember 2012

STIPAR TRIATMA JAYA BADUNG Award-winning GOLD from APTISI Region VIII A, 2012


APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia) region VIII-A, is an educational organization which consists of private University, Institute and Academy in Bali, aims to improve the quality of private colleges based on the implementation of the Tri Dharma Perguruan Tinggi , which include: education and teaching, research, and public service, making Bali as The Island of Knowledge. APTISI the region VIII-A aims to produce graduates who are intelligent, intellectual, emotional, spiritual, physical, healthy and intelligent in facing  global challenges (ASEAN Economic Society 2015) as well as ready to answer the challenge of the entry of foreign universities in year of  2020.

On the granting of a second award, held on December 12, 2012 gives awards to 25 private colleges in Bali. Awards are given in two categories namely GOLD (good) and SILVER (moderate). There are 5  Private colleges are awarded GOLD,  and SILVER, while as many as 20 colleges. As for the purpose of the APTISI AWARD is to motivate members of 52 private University in Bali to always improve the quality teaching and learning on campus, and reward private university who have managed to grab the value of accreditation BAN-PT. Event was attended by the Deputy Governor of the province of Bali, the Walikota of Denpasar, A coordinator of KOPERTIS Region VIII , Administrator of APTISI Bali, Chairman of the foundation of the entire Bali, Rector, Chairman , Director of the private colleges all over Bali.
STIPAR Triatma Jaya won the GOLD based on a questionnaire given to each private colleges all over Bali about the value of accreditation BAN-PT (National Accreditation Board) then in the crosscheck by the Committee through the website BAN-PT. The award was very motivating the entire civitas akademika STIPAR Triatma Jaya, who had been struggling in preparing human resources hotelier, to embody its vision: to be the leading of tourism institute  in Bali in 2018 in producing human resources in the field of hospitality and tourism of competent, creative, entrepreneur, mastering in information and technology  and has good manner.
STIPAR Triatma Jaya who throughout their courses accredited B of BAN-PT, besides manages to win the GOLD award of the APTISI Region VIII-A, also carved out a variety of achievement among others: Win PHP-Program of HIGHER EDUCATION of the PTS, continually for 3 times (2010 s/d 2012), won the APTISI Region VIII-A category SILVER award 2011, best Operator EPSBED-2 the year 2012 in KOPERTIS REGION VIII, champion of Flair Bartending in Bali and ASEAN, and a variety of other achievements.
The STIPAR Triatma Jaya’s curriculum that follows the development of the tourism and hospitality industry, 90% of educated lecturer S-2 with a background in hospitality and tourism facilities, fully air-conditioned classrooms, Multimedia, international-standard Laboratories, a network of cooperation with the company's cruise ships (Costa Crociere, Princess Cruise), Viking and Mega YACHT (Greece), five-star hotel in Bali, Singapore and France, is a guarantee for students to meet the future hit in the world of hospitality and tourism.

Selasa, 13 April 2010

Sejarah, Visi, Misi STIPAR Triatma Jaya



Sekolah Tinggi Pariwisata Triatma Jaya bernaung di bawah Yayasan Triatma Surya Jaya yang mendapatkan perubahan status pada tanggal, 14 Juli 2008 dari sebelumnya Akademi Pariwisata Triatma Jaya, berdiri pada Tanggal 2 Mei 1998, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional dan memperoleh status terdaftar Mendikbud No. 56/D/O/1998, tanggal 30 Juli 1998, berlokasi di Tegal Jaya, Dalung, Badung, Bali telah terakreditasi dengan nilai B. Selama kurun waktu 12 tahun, STIPAR Triatma Jaya menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan secara fisik maupun organisasi. Secara fisik, sampai saat ini STIPAR Triatma Jaya telah memiliki 11 ruang kelas teori 1 Dapur dan 1 Restoran praktek, 1 lab kantor depan, 1 lab komputer, 1 lab bahasa, 3 lab kamar dan 1 lab laundry. Kampus yang relatif cukup luas dan megah terdiri dari gedung perkantoran, perkuliahan, laboratorium dan unit-unit pendukung. Secara organisasi, STIPAR Triatma Jaya cukup berkembang untuk ukuran Sekolah Tinggi, yaitu memiliki jenjang Diploma Dua (DII) Program Studi Perhotelan dengan konsentrasi Food and Beverage (F & B) dan Akomodasi (AM), sedangkan untuk jenjang Diploma Tiga (DIII), STIPAR Triatma Jaya memiliki dua program studi yaitu Program Studi Perhotelan konsentrasi Manajemen Perhotelan (MP) dan Food and Beverage (F&B), serta Program Studi Kepariwisataan konsentrasi Usaha Perjalanan Wisata (UPW). Dan sejak dikeluarkannya ijin perubahan status menjadi Sekolah Tinggi. STIPAR Triatma Jaya mengelola jenjang Diploma Empat (DIV) Program Studi Perhotelan dengan konsentrasi Manajemen Bisnis Hospitality (MBH) dan Manajemen Akomodasi dan Katering (MAK),Kedua program studi untuk jenjang DII, DIII dan DIV tersebut berada di bawah naungan Kopertis Wilayah VIII Direktorat Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional (Dikti Diknas). STIPAR Triatma Jaya juga dilengkapi dengan unit-unit pendukung. Staf tetap saat ini berjumlah 32 orang, terdiri dari. 21 staf akademik dan 11 staf non akademik. Sejak diluncurkannya paradigma baru Dikti dan Pogram Hibah Kompetisi (PHK) yang dapat diikuti oleh PTS, hingga saat ini STIPAR Triatma Jaya sudah pernah berpartisipasi mengikuti PHK-I pada tahun 2008, saat itu baru lolos pada proposal awal dan gagal pada proposal lengkap.

Dibalik perkembangan yang cukup pesat tersebut, masih terdapat kekurangan dan kelemahan, misalnya adanya penurunan jumlah mahasiswa, lulusan yang belum terserap pasar tenaga kerja secara memuaskan, data dan informasi dari program studi/unit yang belum terintegrasi, Tridharma Perguruan Tinggi yang belum terlaksana dengan baik, khususnya dalam hal penelitian dan pengabdian masyarakat. Kekurangan dan kelemahan tersebut sangat disadari oleh segenap civitas akademika STIPAR Triatma Jaya yang kemudian berusaha melakukan upaya pemecahannya. Kondisi tersebut juga telah mendorong seluruh civitas akademika STIPAR Triatma Jaya untuk berkomitmen maju bersama, sehingga akan memantapkan STIPAR Triatma Jaya dalam melangkah untuk mencapai tujuannya.



Sebagai antisipasi perubahan masa depan, maka dapat ditetapkan



Visi STIPAR Triatma Jaya , yaitu:

“Sebagai Sekolah Tinggi Pariwisata yang handal, inovatif, kreatif, dan adaptif terhadap kebutuhan pasar, otonom dan akuntabel dalam penyelenggaraan Tri Dharma Pendidikan Tinggi di bidang Pariwisata serta terakreditasi secara nasional.”



Misi STIPAR Triatma Jaya adalah:

  1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi dalam bidang kepariwisataan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik, profesional, dan bermoral untuk diterapkan dan dikembangkan pada profesinya,

  2. Menjadi pusat pengembangan kepariwisataan melalui penelitian dan pengabdian masyarakat yang berakar pada kepentingan kemanusiaan, keadilan dan kebenaran,

  3. Mengembangkan kelembagaan yang modern yang berorientasi pada mutu, relevansi, pemerataan, dan profesionalisme dengan menerapkan model manajemen yang berciri otonom, transparan, akuntabilitas, efesien, berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan pasar kerja.
Sesuai dengan visi dan misi STIPAR Triatma Jaya, maka dapat dirumuskan tujuan STIPAR Triatma Jaya sebagai berikut:

  1. Mengembangkan program pendidikan perhotelan dan usaha perjalanan wisata untuk menjawab kebutuhan pasar kerja baik swasta maupun pemerintah pada tingkat lokal, regional, nasional, maupun internasional,

  2. Mengembangkan penelitian khususnya di bidang kepariwisataan sehingga STIPAR Triatma Jaya dapat menjadi pusat informasi kepariwisataan,

  3. Menjadi public service institution dalam peran sebagai pelopor pembaharuan, konsultan dan advokator untuk memberdayakan masyarakat,

  4. Mengembangkan manajemen pendidikan tinggi pada level yang profesional berdasarkan prinsip kualitas, otonomi, transparansi, dan akuntabilitas,

  5. Menjadikan STIPAR Triatma Jaya sebagai komunitas ilmiah dengan iklim yang memberikan kemungkinan bagi pengembangan kehidupan akademis yang dinamis dan sehat dengan menjunjung tinggi etika akademik,

  6. Mengembangkan sarana dan prasarana pendidikan termasuk tehnologi informasi pendidikan,

  7. Mengembangkan kegiatan intra dan ekstra kurikuler guna membentuk mahasiswa yang memiliki kepribadian ilmah, ketrampilan dan kemandiriannya. Termasuk di sini berusaha meningkatkan student support service yang lebih memadai dan memberdayakan mahasiswa dalam proses belajar mengajar dan membekali mahasiswa untuk mandiri sebagai entrepteneur,
  8. Membangun jaringan kerjasama akademik secara internal dan eksternal dalam lingkup pendidikan tinggi, daerah, nasional, dan internasional.


Jumat, 02 April 2010

Praktik Kerja Nyata pada Hotel dan Kapal Pesiar


Untuk menjadi tenaga profesional dibidang pariwisata, khususnya hotel dan kapal pesiar dibutuhkan program pendidikan dan pelatihan. Saat ini di Bali khususnya ada banyak sekolah yang menyelenggarakan program tersebut. Ada berbentuk sekolah tinggi, balai pendidikan dan latihan, pusat pendidikan dan latihan, akademi, bahkan mulai dari sekolah menengah kejuruan.Misalnya saja untuk jenjang perguruan tinggi, saat ini ada Sekolah Tinggi Pariwisata Triatma Jaya (STIPAR Triatma Jaya), MAPINDO (Manajemen Pariwisata Indonesia) dan lembaga lembaga lainnya.

Bukan hanya teori saja yang dibekali, tetapi program pelatihan, praktek kerja nyata (training) pada bidang-bidang khusus perhotelan seperti akomodasi (room division : front office dan house keeping), Restaurant dan catering (food and beverage product dan food and beverage service), hotel accounting, human resouces dan hospitality marketing. Praktek kerja nyata dilakukan pada hotel-hotel berbintang di Bali, Kapal pesiar dan hotel-hotel berbintang di luar negeri. Misalnya pada STIPAR Triatma Jaya mengadakan program pelatihan pada Costa Cruciere (Kapal Pesiar), Miramar Hotel (Singapore), Westin (Nusa Dua), Hard Rock Hotel (Bali). Lamanya wakru pelatihan berkisar enam bulan sampai dengan satu tahun.

Dengan melaksanakan praktek kerja nyata, diharapkan peserta didik nantinya mampu bekerja dan bersaing secara profesional dalam konteks global. Hasil dari program ini sudah nampak, dimana hampir keseluruhan peserta didik (mahasiswa) sudah bekerja di industri pariwisata dengan menduduki berbagai posisi mulai dari crew (staff), lower management (supervisor), midle management (departement head) sampai top management (General Manager)

Sabtu, 07 November 2009

Sekapur Sirih untuk Pembaca

Dear Pembaca,
Tujuan saya membuat blog Bali and Global Tourism adalah untuk memberikan sumbangan pemikiran bagi pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Pariwisata sendiri merupakan industri yang sangat kompleks, dimana didalamnya terdapat banyak cabang ilmu mulai dari ekonomi, hukum, sosial, budaya, bahasa, teknologi informasi dan banyak lagi. Semuanya memberikan sumbangan pemikiran bagi pemerhati pariwisata.

Adapun sumber penulisan adalah berasal dari tugas-tugas yang penulis kerjakan selama mengikuti perkuliahan pada 1) Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali, 2) Program Pasca Sarjana Universitas Udayana, Magister Manajemen, 3) Program Pasca Sarjana Universitas Udayana, Kajian Pariwisata, 4) Materi Kuliah yang penulis ajarkan kepada mahasiswa : Mapindo, STIPAR Triatma Jaya dan STIE Triatma Mulya, 5) Orasi Ilmiah dan karya ilmiah penulis

Mengingat Pariwisata sendiri adalah ilmu yang masih baru berkembang dan terdiri dari berbagai komponan ilmu pengetahuan lainnya yang saling mendukung, diharapkan para pembaca tidak mengartikan tulisan-tulisan yang ada dalam blog ini adalah 'gado-gado'. Sebagai contoh, dalam pariwisata terdapat ilmu pemasaran, keuangan, sumber daya manusia, lingkungan, hukum dsb, kesemuanya itu berada dalam bingkai pariwisata.

Penulis berterima kasih atas keritik dan saran, semoga blog ini ada manfaat bagi pembaca sebagai sarana menambah khasanah pengetahuan pariwisata dan pengembangan pariwisata itu sendiri. Sekali lagi, terima kasih.