Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 16 Februari 2013

OBJEK WISATA KOMPLEKS PERCANDIAN MUARO

HTM                              : +/- Rp 5000
Lokasi                            : Desa Danaulamo, MaroseboMuaro, Jambi,Sumatera
Objek Menarik              :

  • Musium Situs, merupakan gedung koleksi tempat menyimpan temuan purbakala atau situs

  • Arca Prajnaparamita, Arca dalam wujud dewi ini digambarkan dalam dharma-canramudra, yaitu sikap tangan sedang memutus roda dharma. Belanga, merupakan wadah logam dengan berat 160 kg serta tinggi 0,67 meter dengan lingkar bibir berdiameter 1,06 meter

  • Candi Kembar batu, Candi Kotomahligai, Candi Astano, Candi Gedang 1 dan candi Gedang 2, Candi kedaton

  •  Kolam Telago rajo Terletak di depan candi Gumpung atau sebelah Timur museum situs. Kolam ini berukuran 100 x 120 m yang selalu tergenang air dengan kedalaman 2-3 m dari permukaan tanah

  • Taman Nasional Berbak, merupakan salah satu kawasan konservasi lahan basah yang penting di Asia Tenggara ini dibuktikan dengan ditunjuknya sebagai kawasan ramsar (lahan basah Internasional)

  • Burung Kuau Besar (Great Agus Pheasant - Arguisanus Argus); adalah salah satu jenis satwa langka yang saat ini masih ada dan hidup di hutan Tanjung Katung Kecamatan maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi


Kamis, 14 Februari 2013

TAMAN WISATA AIR PANAS GUCI

HTM                            : Rp 4.500,-/anak Rp 5.000/orang dewasa( hari biasa )
                                       Rp 6.500,-/anak Rp 7.000/orang dewasa( hari libur )
Lokasi                          : Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa-Tengah
Objek Menarik            : 
-Hotel Duta Wisata Guci      :    



Hotel Duta Wisata (*)
Alamat: Obyek Wisata Guci
No. Telp.: (0283) 352770
HOTEL DUTA WISATA, hotel bintang 1 dengan suasana alam perbukitan , terletak di kaki gunung Slamet - Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Lokasi hotel ini berdekatan dengan Air Terjun dan Sumber Air Panas dengan pemandangan sungai, sawah, hutan, pedesaan, gunung,  serta alam yang indah bernuansa alam pedesaan. Dengan menyandang hotel berbintang empat, hotel ini menyediakan banyak kamar dan paviliunyang sesuai bagi keperluan keluarga dan bisnis.
Fasilitas lain : Kolam Air Panas, Kolam Pancing, Lapangan Tenis.
-Pendakian Gunung Slamet : 


Pendakian Gunung Slamet dikenal cukup sulit karena hampir di sepanjang rute pendakian tidak ditemukan air, walaupun ada itu juga merupakan genangan air. Kepada pendaki sangat disarankan untuk membawa persediaan air yang cukup dari bawah. Faktor lain adalah kabut. Kabut di Gunung Slamet sangat mudah berubah-ubah dan pekat.
Tetapi Jika anda melewati jalur bambangan, mungkin masalah air tidak terlalu sulit. Memang para pendaki harus banyak membawa air dari bawah, tetapi sesampainya di pos v atau tepatnya di pos Samhyang rangkah akan terdapat sungai kecil yang letaknya tepat berada di bawah pos v.
Selain rute bambangan,ada pula rute pendakian melewati Dukuhliwung. Dari pos 1 sampai pos 5 yaitu puncak, membutuhkan waktu sekitar 8jam. Dan ada mata air di pos 2 dan 3.
Atau bisa juga melakukan pendakian melalui obyek wisata permandian air panas Guci, rute pendakian melalui guci masih sangat terjal. namun pemandangan di sepanjang rute ini lebih istimewa dibandingkan dengan rute mana pun. Pemandangan alam di rute guci masih sangat alami dan masih sangat liar, berkesan jauh dari peradaban manusia. kedua rute ini dapat ditempuh melewati kota Tegal lalu ke selatan menuju kota Slawi, melewati Lebaksiu, Yomani dan mulai memasuki dataran tinggi Tuwel.

Selain itu taman wisata guci juga memiliki objek-objek menarik lainnya, seperti :
-Bukit Perkasa                      
-Pemandian air panas          
-Sendang Kasepuhan           
-Sendang Pengasihan           
-Curug Kembar                     
-Curug Pengantin                
-Curug Amba                        
-Curug Sigeyong                  
-Goa Sigeyong                      

Minggu, 10 Februari 2013

OBJEK WISATA TAMAN NASIONAL KOMODO(PULAU KOMODO)

HTM                     : Dengan harga tiket Rp 3 juta, pengunjung bisa menempuh perjalanan ke pulau selama 2,5 jam. Tapi kalau ingin lebih murah, bisa menggunakan kapal tradisional dari Pelabuhan Bajo dengan biaya sewa antara Rp 600 ribu hingga Rp 1,5 juta per hari. Waktu maksimal perjalanan sekitar 4,5 jam.
Selama perjalanan bisa disaksikan pemandangan alam yang cantik. Di sekitar Flores, terdapat 60 pulau. Namun yang paling sering dikunjungi adalah Pulau Rinca dan Pulau Komodo. Tiket masuk ke kawasan wisata Komodo tidak begitu mahal. Untuk wisatawan mancanegara cukup membayar US$ 15. Sementara turis lokal dikenakan Rp 75 ribu. Harga ini berlaku selama tiga hari.


Lokasi                   : Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur,      
                               Indonesia.

Objek Menarik     :
Untuk turis yang menyukai trekking, bisa melintasi kawasan ditemani seorang petugas. Di pulau ini, bisa ditemukan hewan langka komodo. Tetapi, binatang melata yang bernama latin varanus komodoensis ini jarang terlihat pada siang hari. Pasalnya, jika panas menyengat hewan ini cenderung berlindung di dalam liang atau rimbunan pohon.
Apabila ingin bermalam di pulau eksotis ini, disediakan penginapan yang memasang tarif antara Rp 50 ribu hingga Rp 65 ribu per malam. Tak hanya itu, pengunjung juga dapat menikmati pemandangan bawah laut dengan menyelam. Saat pulang, jangan lupa membawa oleh-oleh. Antara lain, kaos, topi, atau ukiran komodo yang bisa dibeli di pedagang cenderamata.

Sabtu, 09 Februari 2013

OBJEK WISATA CANDI SUKUH


HTM                            : Rp 2.500
Lokasi                          : 
Kawasan Sukung Brejo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa  Tengah.  
Objek Menarik            :
Ada beberapa tradisi yang masih berlangsung di Candi Sukuh, di antaranya adalah ruwatan. Tradisi ini mengacu pada relief seorang bayi yang direbutkan dua orang anak. Gambar itu menggambarkan bahwa dalam hidup, manusia direbutkan oleh dua kekuatan, yakni baik dan buruk. Agar bisa kembali ke asal, manusia harus suci. Agar bisa suci, maka harus diruwat atau dibersihkan.
Selain relief tadi, di sana terdapat pula relief kepala (kala) yang menyimbolkan karma manusia. Selain itu, ada relief Bima yang menyimbolkan manusia, Dewa dan Tuhan. Tak kalah menarik di sana juga mengalir air Tirta Marta (air kehidupan) yang diyakini dapat hidup kekal bila meminumnya.
Di kawasan Sukung Brejo, Anda juga jangan lupa mampir di Greenhouse untuk memetik bunga Krisan. Bunga yang memiliki sekitar 200 varian ini sering dipakai oleh semua perangkai buket di seluruh dunia. Satu ikat, yang berisi sepuluh tangkai, dijual dengan harga Rp 10 ribu. Dan, bunga Krisan paling laku terjual adalah yang berwarna putih dan kuning.
Kawasan lain yang juga menarik buat dikunjungi yaitu air terjun Jumok. Air terjun dengan ketinggian 30 meter ini konon memiliki aura mistis. Di sana, bila Anda memohon sesuatu, maka akan bisa terkabul. Entahlah.
Di dalam kawasan air terjun Jumok, juga terdapat kebun kopi dan kebun cengkih. Hidup pula di kawasan air terjun Jumok sejumlah hewan liar dari jenis yang tak berbahaya. Sementara di salah satu sudut kawasan yang baru dibuka untuk umum sejak setahun belakangan ini, tersedia pula jajanan sate kelinci. Rasanya, sama lezatnya dengan sate ayam.
Sumber : http://berita.liputan6.com

Kamis, 07 Februari 2013

OBJEK WISATA PULAU KEMBANG KAL-SEL

HTM                         : Rp 2.500/ orang, Sewa perahu : Rp 200.000/ jam (nego)
Lokasi                       : Pulau Kembang terletak di tengah Sungai Barito, Kecamatan Alalak, Kabupaten      
                                     Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Indonesia. 
Objek Menarik        :
Pulau Kembang ditempati oleh ratusan bahkan ribuan monyet dan beberapa jenis burung. Bila tengah beruntung, pengunjung bisa bertemu dengan salah satu spesies monyet yang menjadi maskot fauna Kalimantan Selatan, yaitu Bekantan (Nasalis Larvatus). Kera ini memiliki sifat pemalu, berambut cokelat kemerah-merahan, dan berhidung panjang. Di tempat ini, para pengunjung juga bisa menyaksikan kera-kera yang bisa berenang. Selain itu, para pengunjung dapat berinteraksi dengan memberi makanan berupa kacang dan merasakan sensasi luar biasa ketika dikerubutin kera-kera yang sangat banyak tersebut. Selain menjadi tempat ribuan kera, di tempat ini ternyata juga ada sebuah kuil yang biasanya digunakan oleh pra pengunjung untuk meletakkan sesaji atau melaksanakan nadzarnya. Pulau ini sering dihubungkan dengan kejadian-kejadian mistis. Banyak para pengunjung yang mengaku mengalami hal-hal mistis seperti melihat jembatan yang menghubungkan Pulau Kembang dengan daratan, melihat sosok pangeran berjubah putih mengendarai kuda melintas di atas jembatan itu, dan lain sebagainya.
Pulau ini ditumbuhi tumbuh-tumbuhan khas Kalimantan, dan saat ini dihuni oleh kawanan monyet yang termasuk jenis kera berekor panjang alias monyet. Dan di tengah-tengah pulau katanya juga ada rajanya dengan tubuh yang lebih besar. Di pulau yang daerah administrasinya termasuk ke Kabupaten Barito Kuala, Kalsel ini terdapat tempat untuk pemujaan bagi etnis Tionghoa, dimana ada berupa tempat pemujaan disertai replika monyet putih/ Hanoman.
Untuk mencapai pulau ini tidak begitu susah apalagi sebelumnya telah mengunjungi Pasar Terapung, pulau ini sebenarnya sudah kelihatan ketika kita akan menuju Pasar tersebut. Dan setelah mengunjungi Pasar Terapung biasanya yang punya jukung akan menawari apakah kita berminat ke Pulau Kembang atau tidak, atau jika tidak ditawari cukup ditanyakan ke yang punya jukungnya apakah bisa melanjutkan perjalanan ke Pulau Kembang.

Dan sebelum bersandar di pulau Kembang sebaiknya barang-barang kecil disembunyikan didalam tas dan dipegang erat baik itu kacamata, topi, arloji, kamera, karena kalau tidak, bakal dicolong oleh monyet-monyet tersebut. Dan sebaiknya siapkan saja makanan-makanan kecil untuk diberikan ke kawanan monyet tersebut. Monyet-monyet disini sangat agresif, bisa jadi karena mereka kelaparan….Dan jika takut dengan monyet sebaiknya jangan sampai bersandar atau mendekat ke dermaganya, karena bakal histeria melihat monyet yang sangat agresif-agresify yang naik ke jukung, cukup melihat dari jauh-jauh saja bagaimana monyet-monyet itu bertingkah.

Minggu, 03 Februari 2013

OBJEK WISATA TAMAN HUTAN RAYA MANDIANGIN




-HTM                              : Rp 2500,-
-Lokasi                          : Jl. Tahura Sultan Adam, Mandiangin, Kab. Banjar Baru, Kalsel
-Objek Menarik   :

Danau / Waduk PLTA Ir. P.M. Noor

 

Berupa Danau / Waduk seluas lebih kurang 8.000 Ha dengan fungsi utama sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air satu-satunya di Propinsi Kalimantan Selatan. Berperan penting sebagai pengatur tata air, mencegah erosi dan banjir, sebagai objek wisata alam, danau/waduk ini memiliki bentang alam yang menarik dengan panorama danau, lembah dan bukit disekelilingnya serta untuk kegiatan olahraga air.

Pulau Pinus

Berupa pulau seluas lebih kurang 3 Ha, terletak ditengah danau/waduk, dapat ditempuh lebih kurang 15 menit dari Pelabuhan Tiwingan. Pulau ini didominasi oleh tanaman Pinus Merkussi.

 

Pulau Bukit batas

 Pulau seluas lebih kurang 1 Ha ini berdekatan letaknya dengan pulau pinus, dapat ditempuh lebih kurang 30 menit dari pelabuhan Tiwingan. Seperti halnya dengan pulau pinus, kawasan ini cocok untuk rekreasi santai dan olahraga air.

 

Air Terjun Surian

Air terjun ini terdiri dari air terjun Surian, air terjun Batu Kumbang, dan air terjun Mandin Sawa yang sangat menunjang kegiatan Bina Cinta Alam. Dari sungai Hanaru dapat dicapai lebih kurang 2 jam dengan menelusuri sungai Hanaru atau lebih kurang 3 jam melalui jalan patroli yang sudah ada.

 

Air Terjun Bagugur

Air terjun ini terletak di hulu sungai Tabatan. Dari desa Kalaan dapat ditempuh lebih kurang 1 – 2 jam melalui jalan reboisasi dan areal bekas perladangan berpindah.

 

Bumi Perkemahan Awang Bangkal

Bumi perkemahan ini seluas lebih kurang 6 Ha terletak di daerah Awang Bangkal. Tidak jauh dari jalan raya Banjarbaru – Pelabuhan Tiwingan, berada didekat sungai Tambang Baru, sehingga mudah mendapatkan air. Bentang alam dari bukit disekelilingnya serta tepian sungai Tambang Baru merupakan daya tarik tersendiri.

 

Pusat Pengelola/Informasi di Mandiangin

Kawasan ini terletak di daerah Mandiangin merupakan suatu komplek bangunan yaitu kantor pusat pengelola, kantor pusat informasi sumber daya alam, plaza dan bumi perkemahan. Di areal ini terdapat prasasti peresmian berdirinya TAHURA Sultan Adam dan Puncak Penghijauan Nasional (PPN) ke 29 yang ditandatangani oleh Presiden RI Bapak Soeharto. Di lokasi ini pula pusat pengelolaan hutan pendidikan Fakultas Kehutanan UNLAM. Pada pengembangan selanjutnya kawasan ini dikembangkan menjadi arboretum, penangkaran satwa, taman safari, kolam renang, taman burung, bumi perkemahan dilengkapi dengan souvenir shop dan lain-lain.


-Deskripsi           :

 Namanya Mandiangin, sebuah bukit yang relatif komplit untuk menjajal sepeda gunung. Berada di Kabupaten Banjar, kawasan ini bisa ditempuh selama 1,5 jam perjalanan darat dari kota Banjarmasin.

Bagi pegiat sepeda, rute Mandiangin salah satu tempat favorit. Menempuh jarak sekitar 26 kilometer, jalur yang akan dilewati lumayan bervariasi. Selain hutan karet dan pohon ketapang, di beberapa titik vegetasi hutan alamnya masih tersisa.

Ada jalan beraspal sejauh 6 kilometer di rute tanjakannya menuju kolam alam. Lebih ke atas lagi ada benteng peninggalan Belanda dengan kondisi jalan berbatu akibat aspal yang mengelupas. Untuk 20 kilometer sisanya, jalan yang akan dilalui lumayan menyiksa.

Selain tanah merah keras dan berbatu, di beberapa lokasi akan ditemui tanah basah dan dipenuhi lumpur akibat dirusak jejak truk-truk pengangkut batu dan kayu. Semakin naik ke atas bukit, tiupan angin semakin keras dan mengeringkan keringat.

Mungkin inilah yang menjadi penyebab kawasan hutan lindung ini dinamakan Mandiangin. Sehingga untuk mendinginkan tubuh tidak usah lagi mandi air. Tanjakannya lumayan curam dan saat menuruni lereng, sebaran bebatuan kerap merepotkan.

Di beberapa sisi jalan, dipenuhi rumput ilalang setinggi sepeda yang membuat badan terutama kaki dan paha, menjadi gatal-gatal saat melewatinya. Biasanya menjelang akhir perjalanan diisi mandi bersama di kolam alam berair jernih.

Puas main air, perjalanan dilanjutkan menuruni Bukit Mandiangin. Mirip main down hill, semuanya meluncur kencang. Hanya saja bedanya, rute yang dilalui semua jalan beraspal. Perjalan pun ditutup di sebuah pondok dengan halaman luas ditumbuhi pohon rambutan. 





Sumber: berbagai macam Website

Sabtu, 02 Februari 2013

OBJEK WISATA TANAH LOT

HTM                        : Rp 8.000,- 

Lokasi                      :  
Terletak13 kilometer ke selatan dari Tabanan atau sekitar 43 kilometer dari kawasan wisata Kuta, Bali.

Objek Menarik       :
-Pasar seni

Obyek wisata tanah lot dilengkapi dengan fasilitas berupa pasar seni bagi para pengunjung yang ingin membeli berbagai jenis oleh-oleh khususnya oleh-oleh kesenian bali. Berbagai macam barang seperti baju, sarung/ kain topi, sandal, pernak-pernik/ perhiasan, lukisan, patung dan barang lainnya dengan style bali.

-Sunset terrace


 Sunset terrace merupakan salah satu tempat di areal tanah lot yang menyediakan tempat yang tepat untuk menciptakan suasana yang tak terlupakan saat sunset berlangsung. Dengan keindahan panorama, anda dapat menikmati makan pagi dan makan siang yang mewah. Anda dapat bersantai dengan ditemani makanan dan minuman favorit anda sekaligus menikmati panorama pura tanah lot ketika air laut pasang.

-Batu bolong

 Pura batu bolong berlokasi sekitar 100 meter di sebelah barat pura enjung galuh, tepatnya di enjung batu bolong di mana batu yang menjorok ke laut tersebut berlubang di tengahnya. Pura batu bolong merupakan tempat untuk memuja/memohon kepada tuhan untuk kesucian. Pura batu bolong merupakan tempat yang sering digunakan untuk menggelar upacara melasti.

-Enjung galuh

 Pura enjung galuh berlokasi berdampingan dengan pura jero kandang, tepatnya di enjung galuh, “njung” yang berarti batu karang yang menjorok ke laut. Pura enjung galuh didirikan untuk memuja/memohon kepada dewi kemakmuran, yaitu dewi sri shakti-nya dewa wisnu (manifestasi tuhan sebagai dewa pelindung).


-Cultural park

 Surya mandala merupakan salah satu tempat yang tepat untuk pagelaran kesenian, pameran, konferensi begitu pula untuk menikmati pemandangan dan bersantai. Pagelaran kesenian yang digelar tiap hari yakni, tarian kecak dengan tiket Rp. 50.000/orang.